“Kenaikan harga ini tidak hanya memengaruhi cabai, tapi juga bahan pokok lainnya. Omset kami juga ikut menurun karena pembeli semakin sedikit,” tambah Mujiati.
Para pedagang dan pembeli berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kenaikan harga ini. Stabilisasi pasokan kebutuhan pokok dinilai sangat mendesak agar tidak semakin membebani masyarakat, terlebih cuaca ekstrem masih sulit diprediksi.
Baca Juga :Dukung Program Makan Bergizi, Polres Blitar Kota Siapkan lahan 1,7 Hektare, 5 Bulan Lagi Panen
“Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga, terutama cabai, karena ini adalah kebutuhan harian yang penting,” tutup Mujiati.
Fenomena ini memaksa sebagian pembeli untuk mengurangi jumlah belanjaannya atau beralih membeli cabai rusak yang harganya lebih terjangkau. Titik Kurnia, salah seorang pembeli, mengaku kesulitan menyesuaikan anggaran belanja akibat lonjakan harga ini.
Baca Juga :Tahun Baru, Jalan Raya Kediri – Blitar Belum Ada Perbaikan
“Kenaikan ini bikin bingung. Saya terpaksa membeli cabai layu atau rusak karena lebih murah. Tomat dan bawang putih juga ikut naik,” keluhnya.



















