Selain itu ada Wisata Tebing Linggo sebanyak 395 orang, water park bukit jaas permai 726 orang, wisata hutan mangrove sebanyak 758 orang, KB Banyu Biru 932 orang, KB Taman Waroe 915 orang dan Desa Wisata Pandean sebanyak 62 orang.
Baca Juga :Ungkap Perdagangan Bayi, Kapolres Batu: Dijual Rp 19 Juta Per Bayi
“Dari 18 destinasi itu, total pengunjung pada libur Nataru ini sebanyak 75.376 orang,” imbuhnya.
Jumlah itu mengalami penurunan drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan rentang waktu yang sama pada tahun sebelumnya jumlah kunjungan wisatawan di destinasi wisata itu mencapai 150.957 orang. Dengan kata lain, jika dibandingkan, terjadi penurunan jumlah kunjungan sebanyak 75.581 wisatawan pada libur panjang Nataru 2024 dibandingkan sebelumnya.
“Memang tahun ini terjadi penurunan jumlah wisatawan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau untuk destinasi yang dikunjungi secara umum hampir sama, hanya sedikit perubahan,” jelasnya.
Baca Juga :Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Geser ke Polres Malang, Penggantinya dari Polda Metro
Sebagai gambaran, pada libur Nataru 2023 destinasi wisata Pantai Karanggongso mencatatkan jumlah kunjungan sebanyak 66.026 wisatawan, Pantai Mutiara sebanyak 60.747 orang dan Pantai Prigi sebanyak 10.104 wisatawan. Selain pola minat wisatawan, pihaknya menyebut terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi. Misalnya seperti banyaknya destinasi wisata baru hingga faktor cuaca.
“Banyak destinasi wisata baru yang biasanya menyedot minat wisatawan untuk berkunjung, kemudian cuaca hujan banyak mempengaruhi minat wisatawan untuk pergi ke luar rumah untuk berwisata dan daya beli masyarakat di tengah-tengah naiknya beberapa komoditi kebutuhan pokok,” pungkasnya.



















