Setibanya di TKP, petugas kemudian dibantu warga setempat untuk melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut yang dalam kondisi tersangkut pada tumpukan bambu. Proses evakuasi yang dilakukan terhadap korban memakan waktu yang lama yakni kurang lebih selama 30 menit hingga korban berhasil dievakuasi.
“Korban kami evakuasi ke daratan untuk kemudian kami lakukan pemeriksaan terhadap jasad korban untuk mengetahui identitas dan penyebab kematiannya,” ungkapnya.
Baca Juga :Puluhan Polisi Gendut Sukses Jalani Program Diet, Ini Kata Kapolres Trenggalek
Selama proses pemeriksaan, jelas Edi, petugas tidak mendapati adanya tanda-tanda penganiayaan yang ditemukan oleh petugas pada jasad korban tersebut. Selain itu, petugas mendapati identitas korban yang rupanya merupakan Budi Saryono yang diketahui merupakan warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut.
Setelah pemeriksaan usai, korban kemudian segera dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan pemulasaran jenazah. Sedangkan pihak keluarga korban sudah menerima kematian anggota keluarganya dan menganggap jika kematian korban sebagai musibah.
“Untuk penyebab pastinya kematian korban ini masih dalam tahap proses penyelidikan. Keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan, dan meminta agar mayat korban tidak dilakukan otopsi,” pungkasnya.



















