“Sejauh ini masih di satu wilayah saja di Kayen Kidul. Ini harus berkelanjutan karena tujuan positif untuk kebersamaan dan pemenuhan gizi tambahan pada anak,” katanya, Kamis (16/1/2025).
Murdi menambahkan, di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur sehat seperti di Kayen Kidul melayani 3101 penerima manfaat MBG. Tentu ini untuk siswa TK, SD/MI, SMP dan SLB.
Baca Juga :Selama Tahun 2024, Kasus DBD Mengakibatkan Lima Kematian, Ini Data Dinkes Kabupaten Kediri
“Selanjutnya perlu ada monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengetahui perkembangan berikutnya agar mbg di Kabupaten Kediri bisa dirasakan manfaatnya,” imbuhnya.



















