Diketahui, petugas Damkar Tulungagung baru menerima laporan itu sekitar pukul 04.00 WIB yang kemudian petugas segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk melakukan pemadaman. Diketahui, petugas baru sampai di TKK sekitar pukul 04.30 WIB dan segera melakukan pada pemadaman kandang ternak ayam itu.
“Saat kami melakukan upaya pemadaman, kondisi kandang ternak ayam tersebut sudah terbakar seluruhnya, tetapi ternak ayam yang ada di dalamnya juga sudah dikeluarkan,” ungkapnya.
Selama proses pemadaman, Bambang menyebut, pihaknya membawa serta satu unit mobil damkar dan dua truk tangki suplai air untuk membantu proses pemadaman tersebut.
Diketahui, proses pemadaman yang dilakukan petugas memakan waktu selama satu jam lebih dan baru selesai sekitar pukul 06.00 WIB.
Setelah selesai memadamkan, petugas kemudian melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran pada kandang ternak ayam tersebut.
Diketahui, rupanya api berasal dari sanyo atau pompa air yang ada di dalam kandang, sanyo tersebut dalam kondisi panas yang kemudian terbakar.
Baca Juga :Pj Bupati Nganjuk jadi Inspektur Upacara HUT ke-51 SMAN 2 Nganjuk
“Akibat kejadian ini, pemilik kandang ternak ayam terpaksa merugi sampai dengan Rp 100 juta. Sedangkan untuk ternak ayam yang mati dipastikan nihil karena berhasil diselamatkan oleh pemilik kandang dan warga setempat,” pungkasnya.



















