Termasuk di antaranya harus koordinasi dengan petugas keamanan ketika ada laga kandang. Ini dilakukan untuk meminimalisasi bentrokan di luar stadion dan lain sebagainya.
“Untuk antisipasi saja. Karena pertandingan nanti juga membawa nama daerah Kota Blitar,” katanya.
Dia mengakui, salah satu pertimbangan Arema FC Kembali mengajukan peminjaman stadion karena Stadion Kanjuruhan yang notabene kandang asli Arema FC belum bisa dipakai. Selain belum diresmikan, juga masih mendapat lampu hijau dari tim asesemen. Baik dari kepolisian dan PSSI sendiri.
Baca Juga :Jalan Santai Mbak Vinanda dan Gus Qowim, Bagikan Mobil dan Umroh kepada Warga Kota Kediri
“Salah satu pertimbangannya itu. Memang karena belum bisa dipakai untuk yang di Kanjuruhan, Kabupaten Malang,” katanya.
Di lain pihak, perwakilan Manajemen Arema FC, Cipta Adi Purnomo mengakui sejatinya Arema FC berharap bisa segera pindah atau memakai kandang Stadion Kanjuruhan. Tetapi karena memang belum bisa digunakan, manajemen tak bisa berbuat banyak.
Baca Juga :Perda Penataan PKL di Ponorogo Disahkan
Awalnya, pertandingan di awal 2025, berharap bisa di Malang. “Tetapi memang karena belum bisa dipakai, akhirnya mengajukan permohonan penggunaan stadion di Kota Blitar,” katanya.



















