Dia mengatakan, informasinya truk gandeng nopol S 8281 UZ berangkat dari Jombang menuju Talun, Kabupaten Blitar. Ketika melintas di lokasi kejadian, diduga sopir hendak putar balik. Padahal, lokasi kejadian atau kontur jalan sedikit naik.
Nah, ketika hendak putar balik itulah, truk tak kuat menanjak. Hingga akhirnya gandengan belakang terguling di tengah jalan. Akibatnya, muatan jagung tumpah ruah. “Diduga sopir truk tak paham medan. Karena baru kali ini kirim ke Blitar,” katanya.
Baca Juga :Penemuan Mayat di Jombang, Ada 6 Luka Robek Bagian Kepala
Proses normalisasi jalan hingga berita ini diturunkan masih terus berlangsung. Untuk membalikkan truk, harus memindahkan muatan jagung terlebih dahulu. Petugas di lokasi kejadian memberlakukan hanya sepeda motor yang bisa melintas.
Sementara mobil tak bisa melintas. “Masih menunggu ditarik dulu gandengan yang ambruk. Ini petugas masih mengatur lalu lintas,” pungkasnya.



















