JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Dampak pengoperasian proyek irigasi perpompaan (Irpom) di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, kian meresahkan masyarakat. Operasional mesin pompa air berkapasitas besar untuk pengairan sawah tersebut mengakibatkan pasokan air sumur milik pemukiman warga sekitar mengering drastis.
Baca juga:Perpustakaan dan Ruang BK SMPN 2 Perak Jombang Terbakar, Koleksi Buku dan Data Siswa Hangus
Akibatnya, puluhan kepala keluarga di lingkungan RT 5, RT 6, dan RT 7 Dusun Guwo terpaksa memanfaatkan air dari ujung selang buangan Irpom di tepi saluran irigasi sawah untuk memenuhi kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus) hingga mengangkutnya ke rumah menggunakan galon.
Siti Nur Amnik (55), salah seorang warga terdampak di Dusun Guwo, mengungkapkan krisis air bersih tersebut sudah berlangsung selama kurun waktu hampir satu bulan terakhir sejak sumur Irpom difungsikan secara intensif.
“Saya terpaksa ambil air ke saluran irigasi karena sumur di rumah sama sekali tidak keluar airnya. Ini kan musim kemarau, tapi pompa menyedot air tanah dalam jumlah besar untuk sawah. Kami yang warga pemukiman jadi susah,” keluh Siti Nur Amnik saat ditemui di lokasi, Selasa (6/10/2026).



















