Kediri, SEJAHTERA.CO – Ratusan mahasiswa dan pemuda Kediri menggugat menggelar aksi di Depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Jumat (21/2/2025) sore. Dalam aksi tersebut, mereka terlihat melakukan orasi satu persatu.
Selain itu, juga membawa spanduk atau pamflet yang bertuliskan salah satunya pendapatan tetap pengeluaran naik dan kabinet gemuk kinerja buruk.
Aksi tersebut sempat terjadi antara mahasiswa dan pemuda dengan kepolisian. Bahkan, ada pula yang melempar kardus hingga botol.
Baca Juga :Penyelundupan Narkoba ke Lapas Kelas IIB Blitar Dicegah, Barang Haram Dilempar dari Luar Tahanan
Shelfin Bima Prakosa, Koordinator Aksi Kediri Mengugat mengatakan, aksi ini untuk melakukan upaya penolakan dan mencabut instruksi presiden (inpres) nomor 1 tahun 2025 berhubungan efisiensi anggaran.
Dia merasa bahwa kebijakan tersebut digunakan untuk program Makan Gizi Gratis (MBG) yang dinilai sangat tidak relevan.
“Itu harus kami tolak karena anggaran yang seharusnya dikelola Kementerian Berhubungan harkat martabat hidup masyarakat dikurangi,” katanya usai aksi.
Baca Juga :Paranet Masih Digunakan Penghalau Hama Cegah Tanaman Rusak
Dirinya mencontohkan, anggaran pendidikan dan kesehatan yang seharusnya menambah kelayakan pengelolaan, fasilitas, infrastruktur dan subsidi biaya kesehatan bakal terkurangi.



















