Lebih lanjut material batu tersebut rencananya akan digunakan pihak desa untuk membangun plengsengan di bawah tebing. Hal ini dilakukan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Pun, sejumlah instansi sudah mulai menyalurkan bantuan kepada korban.
“Targetnya hari ini, selesai dan material bongkahan batu yang kita evakuasi, kita sampaikan ke pemdes, kurang lebih ada 1,5 truk, akan digunakan untuk pembangunan plengsengan di depan rumah Pak Narto yang tertimpa,” tandasnya
Sebelumnya, sebuah batu berukuran raksasa dengan berat belasan ton menggelinding dan menimpa sebuah rumah di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Akibatnya, rumah milik Narto (50) hancur diterjang batu tersebut.
Baca Juga :Ramaikan Pasar Legi, Disperindag Kota Blitar Bakal Gelar Bazar Ramadan Sebulan Penuh
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (22/2/2025) sore itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, pasalnya selain rumah kios milik Narto juga hancur nyaris rata dengan tanah.



















