Jombang, SEJAHTERA.CO – Ratusan warga memadati Alun-alun Jombang untuk mengikuti tradisi Megengan Grebeg Apem dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Rabu siang (26/2/2025).
Acara tahunan ini berlangsung meriah, namun sayangnya diwarnai kericuhan saat warga berebut gunungan apem pada Megengan Grebeg Apem ini. Sejumlah handphone atau HP milik pelajar dan ibu-ibu dilaporkan hilang dalam kerumunan.
Antusiasme warga tampak tinggi meski cuaca terik menyengat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mereka bersemangat menyaksikan arak-arakan 12 gunungan tumpeng apem yang dibawa sejauh satu kilometer sebelum akhirnya tiba di lokasi acara.
Baca Juga :Pemkab Kediri Terbitkan SE untuk Tempat Hiburan Selama Puasa Ramadan
Selain apem, beberapa gunungan juga berisi aneka sayuran sebagai simbol keberkahan turut diarak dalam agenda Megengan Grebeg Apem ini.
Gunungan apem raksasa setinggi sekitar tiga meter dan lebar dua meter menjadi pusat perhatian warga. Namun, suasana mulai tak terkendali saat gunungan tiba di lokasi.
Warga yang tak sabar langsung berebut sebelum panitia memberikan aba-aba resmi. Situasi pun sempat ricuh, membuat panitia kewalahan mengendalikan massa.



















