Tabuh Karawitan dan Wayangan Ngabuburit Ala Remaja Ponorogo

Tabuh Karawitan dan Wayangan Ngabuburit Ala Remaja Ponorogo
Sejumlah remaja saat berlatih menabuh gamelan. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Menghabiskan waktu sambil menunggu berbuka puasa atau ngabuburit bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Seperti halnya kelompok pemuda di wilayah Kabupaten Ponorogo, yang melakukan aktivitas ngabuburit dengan berlatih wayang kulit dan karawitan atau gamelan.

Aktivitas pemuda warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo tersebut sudah dilakukan setiap menjelang berbuka puasa di bulan Ramadan. Selain melestarikan budaya Jawa aktivitas para pemuda tersebut juga mengurangi kecanduan telepon seluler atau ponsel.

Read More

Baca Juga :Ratusan Pengendara Terjaring Operasi Gabungan Cipta Kondisi di GOR Jayabaya Kota Kediri, ini Pelanggarannya

“Sudah setiap Ramadan, mulainya setelah jam 3 sore sampai waktu berbuka,” ungkap M. Irsyad Pandu, kepada wartawan, Kamis (13/3/2025) sore.

Irsyad mengatakan jika dirinya memang sudah menggemari seni wayang kulit sejak kecil. Remaja 17 tahun itu memiliki semangat melestarikan pertunjukan wayang dari sang ayah yang juga menjadi pelaku seni.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *