“Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis, 3 April 2025, dengan lonjakan mencapai 92 ribu kendaraan,” tambahnya.
Selain itu, menurut Zanuar, pemantauan lalu lintas juga diperketat dengan 136 CCTV, serta kesiapan armada layanan darurat seperti mobil patroli, ambulans, dan mobil derek.
“Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu puncak, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima. Dengan berbagai persiapan ini, diharapkan perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun ini bisa berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.



















