Mulai menggelar event hingga menawarkan langsung ke pedagang. Upaya itu diklaimnya sempat berhasil meningkatkan tingkat keterisian kios dan lapak Pasar Legi Ponorogo.
Baca Juga :Operasi Pekat 12 Hari, Polres Blitar Kota Garuk 38 Tersangka Kriminal
“Sebenernya itu sudah menarik masyarakat tapi kembali lagi tidak bisa berlangsung lama dan akhirnya kembali seperti semula,” ujarnya.
Di lain sisi, pola berbelanja masyarakat saat ini juga sudah mulai berubah. Dimana masyarakat memilih berbelanja melalui e-commerce dengan segala kemudahannya.
Pihaknya berencana akan memberikan pembekalan digitalisasi terkait penjualan agar mampu bersaing di era saat ini
“Kami perlu membekali pedagang dengan keterampilan digital, karena di pasar modern pun kini sudah banyak yang menjual sembako dan kebutuhan pokok secara daring,” pungkas Okta.



















