“Kita interogasi dan kita dalami terkait dengan rekan-rekannya, yang satunya kelompok akhirnya dapat diamankan semuanya,” paparnya.
Menurut AKP Fauzy, mereka (terduga pelaku) sudah ketakutan setelah insiden pengeroyokan itu viral di media sosial sehingga memutuskan untuk lari ke luar daerah.
baca juga : Ribuan PKL di Kabupaten JOmbang Dapat Paket Sembako Jelang Lebaran
“Ada yang bergabung dan ada yang tidak,” ungkapnya saat disinggung apakah pelaku berasal dari perguruan silat.
Untuk diketahui Moh Hidris Rayyan beserta dua temannya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka usai menjadi korban pengeroyokan yang terjadi pada Senin (24/3/2025) dinihari.
Sayangnya, korban Moh Hidris Rayyan menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (25/3/2025) dinihari dan dimakamkan pagi harinya.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Irwan Maftuhin



















