Pendeta Diah Nooraini Kristianti mengungkapkan, tema ibadah tahun ini adalah tentang momen untuk mengingat kebaikan Tuhan.
“Dari ingatan itu, kami boleh percaya dan kemudian menjadi kesaksian. Drama itu mengajak kita sadar bahwa hidup tak selalu di atas, dan dari pengalaman itu kita diingatkan untuk peduli pada sesama,” tuturnya.
Baca Juga :Terekam CCTV, Lelaki Ini Kuras Uang Kotak Amal Masjid di Mojoagung
Ibadah juga diisi dengan perjamuan kudus, simbolisasi roti dan anggur sebagai pengingat pengorbanan Yesus. Diah berharap, Paskah tahun ini membawa sukacita dan semangat baru bagi seluruh jemaat.
“Telur dihias sebagai tanda sukacita karena hidup baru yang Tuhan anugerahkan,” pungkasnya.



















