Anita (30), seorang warga Kecamatan Bagor, mengaku telah tiba di lokasi sejak pukul 08.30 WIB.
“Saya memang suka sekali dengan jaranan. Makanya saya datang pagi-pagi dan membawa payung biar bisa melihat dari dekat tanpa terlalu kepanasan,” ujarnya.
Baca Juga :Diikuti 2400 Lembaga, Disdik Kabupaten Kediri Sosialisasikan Festival Pelajar Kediri Berbudaya
Sementara, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam keterangannya sebelum acara dimulai menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi masyarakat yang luar biasa.
“Parade Jaranan se-Kabupaten Nganjuk juga. Nanti kita mulai di Stadion sampai ke alun-alun sini,” ungkap Marhaen.
Lebih lanjut, Marhaen menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam melestarikan warisan budaya leluhur.
“Inilah bentuk bersama-sama menggali budaya. Ini kan juga budaya-budaya leluhur terdahulu yang dijaga dan lestarikan,” pungkas Marhaen.



















