Charity Match di Kanjuruhan, Kapolres Malang: Ini Simulasi dan Titik Balik Kebangkitan Sepakbola

Charity Match di Kanjuruhan, Kapolres Malang: Ini Simulasi dan Titik Balik Kebangkitan Sepakbola
Kapolres Malang saat penyampaian hasil simulasi pengamanan dalam Charity Match di Kanjuruhan. (arief/sejahtera.co)

Malang, SEJAHTERA.CO – Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kembali menggelar pertandingan sepakbola setelah lebih dari dua tahun vakum pasca-tragedi 1 Oktober 2022.

Laga amal bertajuk Charity Match antara Arema FC melawan Kanjuruhan All Stars di Stadion Kanjuruhan, menjadi momentum penting sekaligus uji coba pengamanan sebelum menggelar pertandingan resmi Liga 1.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menyebut laga ini bukan sekadar pertandingan persahabatan, tapi sekaligus menjadi simulasi penuh skenario pengamanan dari semua lini.

Read More

“Pertandingan hari ini merupakan pertandingan pertama setelah tragedi, sekaligus dilakukan simulasi pengamanan secara menyeluruh,” kata AKBP Danang kepada wartawan di lokasi,Jumat (9/5/2025).

Baca Juga :Mayat Pria dengan Luka di Wajah Bukan Karena Penganiayaan, Polisi Beberkan Hasil Otopsi

“Mulai dari kedatangan pemain dan official, pelaksanaan laga, hingga arus penonton pulang nanti, semua kami skenariokan,” sambungnya.

Ia menegaskan, simulasi ini akan menjadi pedoman bagi seluruh unsur pengamanan jelang laga resmi Liga 1 yang akan digelar di stadion yang sama pada 11 Mei 2025 mendatang.

“Kurang lebih sudah tiga tahun stadion ini tidak digunakan untuk pertandingan. Maka simulasi ini menjadi momen penting untuk refresh prosedur pengamanan bagi seluruh stakeholder. Harapannya, ini bisa jadi acuan untuk pertandingan ke depan,” jelasnya.

AKBP Danang juga mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan secara bertingkat di ring 2, 3, dan 4. Sementara ring 1 akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia pelaksana dan steward.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *