Jombang, SEJAHTERA.CO – Misteri kematian seorang pria bernama Dodik Darmawanto (45), yang jasadnya ditemukan di belakang bangunan KUD Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, akhirnya terungkap.
Polisi menyatakan bahwa pria tersebut meninggal dunia karena serangan jantung, bukan akibat tindak kekerasan seperti yang sempat diduga sebelumnya.
Jenazah Dodik sempat diotopsi oleh tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri, yang melakukan proses otopsi di RSUD Jombang sejak pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 21.00 WIB.
Baca Juga :Dianggap Layak, PSM di Blitar Usulkan Ribuan KK Kembali Terima Rastrada
Proses otopsi ini juga melibatkan petugas dari Satreskrim Polres Jombang yang tampak berjaga di halaman ruang otopsi.
Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, polisi akhirnya mengumumkan hasil otopsi tersebut, bahwa penyebab meninggalnya korban murni dari penyakit serangan jantung.
“Hal itu terbukti dari riwayat sakit korban, yang mana pernah juga dilakukan pengecekan EKG (Elektrokardiogram) jantung di Rumah Sakit Ploso,” urai Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, Jumat (9/5/2025).
“Jadi ada efek gagal jantung yang membuat korban saat itu kekurangan oksigen, sehingga mengakibatkan meninggal dunia,” sambungnya.



















