Kediri, SEJAHTERA.CO – Tradisi jamasan pusaka kembali digelar oleh Ki Pandu Laksono, empu asal Dusun Manukan, Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.
Setiap tahun, sekitar 900 pusaka milik para pelanggan dari berbagai kota datang untuk dibersihkan agar pamor keris kembali tampak.
Ki Pandu Laksono menjelaskan, tujuan jamasan selain membersihkan, juga untuk menegaskan pamor pusaka yang bisa menunjukkan motif, usia, hingga asal pembuatannya.
“Dari pamor keris bisa diketahui ini buatan lama atau baru, dan dari kerajaan mana, seperti Singosari, Majapahit, Mataram, atau Pajajaran,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat Kliwon (27/6/2025).
Baca Juga :Diduga Cekcok dengan Juru Penumpang, Anggota Pomal Dianiaya di Terminal Arjosari
Selain dikenal sebagai empu jamas pusaka, Ki Pandu juga merupakan tokoh spiritual yang sudah kondang di kalangan dunia gaib di Jawa Timur.



















