Kediri, SEJAHTERA.CO – Musim liburan panjang seperti saat ini banyak dimanfaatkan keluarga dan rombongan pelajar untuk berwisata ke beberapa lokasi wisata pegunungan atau kawasan hutan pinus.
Namun hendaknya saat berwisata perlu kiranya memperhitungkan cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Kediri.
Stefanus Joko Sukrisno Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menyampaikan, informasi dari Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat menyebutkan sebenarnya di bulan Maret – Mei sudah memasuki musim kemarau, namun saat ini musim kemarau lebih pendek.
“Informasi dari BMKG menyebutkan, pada bulan Maret angin Mounsun Australia dominan membawa udara kering dari Selatan. Akan tetapi kekuatan tertahan dan atmosfir skala mingguan MJO, Rosby serta gelombang kelvin sangat aktif dan menjadikan awan hujan,” katanya, Senin (30/6/2025).



















