Hal itu dilakukan untuk memutus identitas sehingga seolah-olah korban kecelakaan atau lainnya. Diduga, ketika sudah tak bernyawa dibuang di pinggir jalan. “Kami masih menyelidiki,” katanya.
Sementara itu, otopsi yang digelar pada Senin malam (7/7/2025) berlangsung lancar. Otopsi di bawah kendali tim dari RS Bhayangkara. Usai kelar, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Jenazah diangkut menggunakan ambulans.
Seperti diketahui, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi mayat perempuan yang meninggal di Jalan Raya Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.
Baca Juga :Cabor Tarung Derajat Kabupaten Kediri Juara 2 dan Raih 11 Medali di Porprov Jatim 2025
Diketahui, mayat Perempuan itu adalah Dita Oktavia (21) warga Dusun Purworejo, RT 03 RW 08, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Sebelumnya warga Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar geger. Pasalnya, di pinggir jalan ditemukan jenazah perempuan.
Kejadian penemuan pada pukul 06.00. Saat ditemukan tanpa identitas sama sekali. Warga dan polisi hanya mengidentifikasi yakni mengenakan jaket hijau daun, kaus hitam bertulis figther netral.
Juga, celana jins biru dongker, pergelangan tangan kanan tato selembar bulu, tangan kiri tato nama Dita okta. Sementara di kaki kanan bertato doraemon di atas pergelangan kaki.
Baca Juga :Parisya Palmeda Sumbang Emas Panahan Pertama untuk Jombang Sejak 2011 di Porprov Jatim 2025
Mayat DTO ditemukan kali pertama Sutiyah, warga setempat. Saat itu, saksi tengah menyapu halaman rumah. Betapa terkejutnya mendapati seseorang yang tergeletak di pinggir jalan depan rumahnya.
Pada awalnya mengira adalah orang mabuk atau orang gila yang tidur di jalan. Selanjutnya memanggil tetangga untuk mengeceknya.
Setelah dicek ternya orang tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.



















