Salah satu saksi, Wati Asih, menyebut korban memang sempat mengeluh sakit sejak pagi. Korban menolak ke dokter karena berniat terlebih dulu menyelesaikan pembayaran beras.
Tak lama setelah itu, korban terlihat lemas dan akhirnya meninggal dunia.
Baca Juga :Ada 20 SMP di Kabupaten Kediri yang Belum Terpenuhi Kuotanya, ini Daftarnya
Dokter dari Puskesmas Pakisaji yang memeriksa korban menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Keluarga pun menolak autopsi dan visum, dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan yang diketahui oleh Kepala Desa Jatisari.
“Dari hasil keterangan saksi dan pemeriksaan awal, korban meninggal karena kondisi medis. Namun demikian, penanganan tetap kami lakukan sesuai prosedur,” jelas AKP Bambang.
Baca Juga :Walikota Nurochman Minta Tenaga Kesehatan Profesional dan Ramah dalam Melayani Masyarakat
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka dengan pengawalan dari pihak kepolisian.



















