Kondisi itu membuat sumber tersebut tidak lagi terjaga kelestariannya. Apalagi lokasi tersebut juga sangat disakralkan oleh warga setempat sebagai sumber kehidupan.
Merespons isu itu, Aris membersamai warga dan pemerhati lingkungan sempat menggelar pertemuan pada 26 Juni lalu.
Mereka adalah komunitas masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Mata Air (FMPA).
Baca Juga :Bus Seruduk Truk di Mojoagung, Sopir Terluka
Mereka kemudian mengajukan permintaan audiensi eks DPRD Kota Batu dengan mengundang Wali Kota Batu.
Tujuannya untuk mempertimbangkan kembali keputusan pembangunan SPPG di wilayah sumber mata air.
“Sebenarnya warga mendukung jika akan dibangun SPPG, tapi lokasinya jangan di sana,” ujarnya.



















