Riset Soal Wisata Medis Antar dr. Rizal Raih Gelar Doktor dari Universitas Strada

Ujian terbuka dr. Rizal dipimpin oleh Prof. Dr.h. Achmad Arman Subiyanto, dr., M.S., yang menyebut riset tersebut sebagai inovasi penting dalam dunia kesehatan berbasis pelayanan publik.

“Si Dul Kemit bukan hanya teknologi. Ini adalah budaya pelayanan baru. Penelitian ini membuka jalan bagaimana rumah sakit bisa menjadi mitra pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Prof. Arman.

Baca Juga :Polres Batu Larang Penggunaan Sound Horeg dalam Arak-arakan dan Karnaval

Read More

Dua ko-promotor lainnya, Dr. dr. Sentot Imam Suprapto, M.M. dan Dr. Indasah, Ir., M.Kes., juga mendorong agar hasil penelitian ini diseminasi ke banyak rumah sakit daerah lainnya.

Penelitian ini bukan hanya berhenti di angka dan teori. Riset lapangan menunjukkan bahwa aplikasi Si Dul Kemit berhasil meningkatkan kepuasan pasien dan mempercepat alur pelayanan. Bahkan, pasien dari luar kota mulai memilih RSUD Karsa Husada sebagai tujuan pengobatan.

Direktur RSUD Karsa Husada yang turut hadir dalam ujian terbuka ini menyebut bahwa temuan dr. Rizal akan dimasukkan dalam rencana strategis rumah sakit ke depan.

“Kami ingin jadi rumah sakit yang tak hanya menyembuhkan, tapi juga menyambut pasien dengan keramahan dan inovasi,” ujarnya.

Ujian terbuka ini ditutup dengan suasana haru. Setelah dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan, dr. Rizal menerima ucapan selamat dari keluarga, kolega, dan tim rumah sakit. Banyak yang menyematkan harapan agar hasil risetnya bisa diterapkan di rumah sakit daerah lainnya.

“Ini bukan akhir. Ini awal dari tanggung jawab baru. Ilmu ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya disimpan di rak akademik,” ucap dr. Rizal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *