Ia menegaskan bahwa KDMP merupakan bentuk penguatan ekonomi desa yang memanfaatkan potensi lokal, seperti sektor pertanian dan perkebunan. Kehadiran koperasi ini, kata Solikin, akan menjadi pusat layanan terpadu yang memudahkan masyarakat.
“Di KDMP semuanya tersedia, mulai dari pupuk, benih, obat pertanian, pertokoan, layanan bank Himbara, hingga kebutuhan sehari-hari warga. Jadi tidak perlu ke tempat lain untuk belanja atau mengakses layanan dasar,” ungkapnya.
Baca Juga :Dindik Blitar Akui Kasus Bullying di SMP Doko, Mediasi Didorong Lewat Jalur Kekeluargaan
Terkait pendanaan, Solikin menjelaskan bahwa pemerintah akan membantu pembiayaan awal. Setelah operasional berjalan optimal, KDMP akan dikelola secara mandiri dari anggaran internal koperasi masing-masing.
“Kami yakin KDMP di Kediri bisa memenuhi target operasional tepat waktu. Ini akan jadi langkah besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di desa,” pungkasnya.



















