“Dia terakhir minum Sabtu sore saat kerja. Setelah itu hanya tidur terus, dan kalau diajak ngobrol sudah tidak nyambung,” tutur Nahkita saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (29/7/2025).
Melihat kondisi RA yang terus melemah, Nahkita sempat membawanya ke praktik dokter terdekat pada Senin malam.
Baca Juga :Empat Pemain Persik Kediri Cedera, Satu Pemain Belum Dipastikan Tampil di Laga Perdana
Karena tidak menunjukkan tanda perbaikan, RA dirujuk ke UGD Puskesmas di wilayah Nganjuk dan sempat diberikan oksigen. Namun ia mengalami kejang hingga empat kali.
Karena kondisi semakin parah, korban kemudian dibawa menuju RSUD Caruban. Sayangnya, di tengah perjalanan, denyut nadinya melemah. “Kami akhirnya putuskan membawa ke Puskesmas Saradan yang lebih dekat. Tapi sesampainya di sana, dia sudah meninggal,” jelas Nahkita.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola tempat karaoke belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Upaya konfirmasi yang dilakukan pada Rabu siang belum membuahkan hasil. Pihak keluarga korban pun memilih memulangkan jenazah ke Indramayu untuk dimakamkan.



















