“Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan, mengatasi masalah gizi buruk serta stunting, demi lahirnya SDM unggul dan berdaya saing,” tutur Pak Yes
Baca Juga :Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Tunggorono Jombang, Pengendara Motor Luka
Sementara itu, Wakapolres Lamongan Kompol I Made Prawira Wibawa menjelaskan bahwa pembangunan fisik SPPG Polres Lamongan telah dimulai sejak sepekan lalu.
Ditargetkan pembangunan selesai dan operasional dimulai pada September 2025 mendatang.
“Selain menyediakan makan bergizi gratis, SPPG Polres juga membuka lapangan pekerjaan dan menumbuhkan ekonomi lokal. Nantinya, akan diterapkan mekanisme security food test yang menjadi standar Polri dan wajib dijalankan oleh tim medis, termasuk Pusdokkes, Bidokkes Polda Jatim serta Urkes Polres , Lamongan,” ujar Kompol Made.
Diketahui, hingga kini Kabupaten Lamongan telah memiliki 11 SPPG aktif yang setiap harinya. Masing – masing SPPG mendistribusikan 3.543 porsi makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah.
Penambahan dua titik SPPG diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi serta mempercepat upaya pengentasan gizi buruk dan stunting di wilayah Lamongan.



















