Tak hanya itu, petugas juga melakukan tes urine serta tes kesehatan. Seluruh kru bus mulai sopir, kernet hingga kondektur wajib menjalani tes kesehatan.
“Jangan sampai ada kru yang tak fit tetapi memaksa untuk berangkat. Karena ini berkaitan dengan keselamatan penumpang,” katanya.
Baca Juga :Jelang Lebaran, Waspada Baliho Tumbang saat Hujan dan Angin Kencang
Dari puluhan armada bus yang dicek, petugas tak menemukan adanya yang tak layak jalan. Armada baik bus antar kota antar provinsi dan antar kota dalam provinsi layak jalan.
“Sebelum jalan, perusahaan otobus sendiri sudah cek. Dan kami memastikan akan terus memantau angkutan Lebaran,” jelasnya.



















