Batu, SEJAHTERA.CO – Wali Kota Batu, Nurochman, mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026 seiring berakhirnya masa libur dan dimulainya kembali aktivitas kerja aparatur sipil negara serta masyarakat umum, sekaligus memastikan kesiapan Kota Batu sebagai destinasi wisata prioritas di Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan usai mengikuti dialog interaktif bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Pos Pantau, depan Jatim Park III, Selasa (24/3/2026).
Wali Kota Nurochman menegaskan, momentum arus balik menjadi fase krusial yang membutuhkan pengendalian lalu lintas dan penguatan pengamanan secara optimal, mengingat tingginya mobilitas wisatawan yang keluar dari Kota Batu dalam waktu bersamaan.
“Fokus kami tidak hanya pada arus kedatangan, tetapi juga memastikan arus balik berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ujar Wali Kota Batu, Rabu (25/03).
Baca Juga Ada Program “Silaturahmi”, Dapatkan Diskon hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Dalam lima tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke Kota Batu tercatat stabil di atas 10 juta per tahun.
Pada periode awal Operasi Ketupat 2026, pergerakan wisatawan mencapai 42.503 orang, dengan tingkat okupansi hotel 71,48 persen atau 9.378 kamar terisi, serta lonjakan kunjungan sebesar 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.



















