“Panjenengan semua adalah duta Kota Kediri. Bawalah nilai-nilai kebaikan seperti keramahan, religiusitas, dan semangat gotong royong ke mana pun pergi,” pesannya.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan, Pemkot Kediri terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
Hal ini dilakukan agar Kota Kediri semakin nyaman untuk ditinggali maupun menjadi tempat berinvestasi di masa depan.
Baca Juga Pascalebaran, Polsek Pesantren Gaspol: Disiplin Diperketat, Pelayanan Tak Boleh Kendor
Salah satu peserta, Isnan Munawar, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia yang mudik bersama tujuh anggota keluarga merasa program balik gratis ini sangat meringankan beban biaya perjalanan.
“Alhamdulillah sangat membantu. Tahun lalu saya juga ikut, dan tahun ini meskipun daftar di hari-hari terakhir, masih dapat kuota. Pelayanannya juga semakin baik dari tahun ke tahun,” ungkapnya.
Sebelum pemberangkatan, dilakukan pula penempelan stiker pada bus sebagai tanda telah lolos ramp check.
Hal ini memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, administrasi lengkap, serta pengemudi dalam kondisi sehat dan siap bertugas.
Dengan adanya program ini, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi tingginya mobilitas pascahari raya.



















