Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Selama Hari Raya Idulfitri 2026, Bulog Cabang Tulungagung melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) utamanya beras dan minyak goreng.
Hal ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap dua komoditas itu selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.
Kepala Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, pihaknya terus melakukan suplai rutin terhadap kebutuhan beras maupun minyak goreng ke pasar tradisional di Kabupaten Tulungagung.
Suplai rutin ini mulai dilakukan sejak bulan Ramadan kemarin sampai dengan perayaan Hari Raya Idulfitri 2026.
Hal ini dilakukan lantaran permintaan masyarakat terhadap komoditas beras dan minyak goreng mengalami peningkatan selama Ramadan sampai dengan Hari Raya Idulfitri 2026.
Baca Juga Wali Kota Nurochman Pastikan Pelayanan Publik Langsung Gaspol Usai Libur Lebaran Idulfitri
Pihaknya kemudian mengambil langkah untuk melakukan intervensi demi mengantisipasi terjadinya lonjakan harga bapok di pasaran.
“Selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 kami berupaya melakukan intervensi terhadap harga bapok di pasaran demi mencegah terjadinya lonjakan harga. Upaya kami dengan melakukan suplai rutin pasokan komoditas beras dan minyak goreng,” kata Yonas Haryadi Kurniawan, Kamis (26/3/2026).
Secara teknis, ungkap Yonas, suplai rutin tersebut dilakukan melalui sistem pemesanan, dimana pihak pedagang melakukan pemesanan beras maupun minyak goreng kepada Bulog Tulungagung.
Proses pemesanan itu bisa dilakukan secara langsung maupun melalui aplikasi KlikSPHP, yang kemudian barang bisa langsung diambil dari gudang Bulog.



















