Bupati Nganjuk menegaskan sistem absensi nantinya, ASN wajib absen tiga kali sehari (pagi, siang, dan sore) dan harus mengaktifkan live location di grup WhatsApp OPD.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan WFH tetap produktif dan tidak disalahgunakan.
Lebih lanjut, Pemkab Nganjuk menargetkan penghematan BBM dalam jumlah besar.
Menurut Marhaen, kebijakan ini diperkirakan mampu menekan konsumsi hingga 90 ribu liter BBM per bulan.
Baca Juga :Kala Siswa SDN Menturus Jombang Belajar Memaknai Filosofi Ketupat
Tak hanya itu, penghematan juga diterapkan langsung di kantor-kantor dinas. Seperti lampu dan AC baru boleh dinyalakan setelah pukul 13.00 WIB.
“Kami ingin penghematan ini terasa nyata, bukan sekadar wacana,” pungkasnya.



















