Oleh karena itu, para jamaah diminta untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.
“Jaga kesehatan dengan baik, karena ini menjadi kunci utama. Kemudian jaga kekompakan, karena seluruh jemaah dalam kloter ini adalah satu keluarga. Saling tolong-menolong dan patuhi arahan petugas,” pesannya.
Gus Qowim juga berharap para jamaah dapat mendoakan Kota Kediri agar senantiasa menjadi kota yang aman, damai, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Baca Juga :Sebanyak 365 Calon Jemaah Haji Tulungagung Masuk Risiko Tinggi, Lima Orang Tidak Istithaah
Ia pun menitipkan kepada para petugas pendamping agar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.
Di kesempatan ini, juga dilakukan penyerahan syal secara simbolis kepada jamaah haji termuda dan tertua.
Turut hadir dalam kegiatan ini, KH. An’im Falachuddin Mahrus, KH. Ahmad Faris Idrisa, Kepala Kemenag Kota Kediri A. Zamroni.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Kediri Basarudin, para asisten, staf ahli, Plt Kepala Dinas Kesehatan Hamida, Kabag Kesra Yono Heryadi, serta para jamaah haji Kota Kediri.



















