Sebanyak 365 Calon Jemaah Haji Tulungagung Masuk Risiko Tinggi, Lima Orang Tidak Istithaah

Pelepasan calon haji asal Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Proses pelepasan calon jemaah haji asal Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.(foto: mochammad sholeh sirri)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Ribuan calon jemaah haji asal Tulungagung mayoritas telah menjalani pemeriksaan kesehatan, baik untuk jemaah reguler maupun cadangan. Namun demikian, sejumlah calon jemaah dinyatakan tidak istithaah atau tidak memenuhi syarat kemampuan kesehatan untuk melaksanakan ibadah haji, sementara ratusan lainnya masuk kategori risiko tinggi.

Baca juga:Pemkab Tulungagung Siapkan 29 Bus, 1.167 Jemaah Haji Berangkat 17–18 Juni 2026

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, mengatakan sebanyak 1.429 calon jemaah haji telah mengikuti pemeriksaan kesehatan pada musim haji 2026. Jumlah tersebut terdiri atas calon jemaah reguler dan cadangan.

Read More

Dari hasil pemeriksaan, mayoritas calon jemaah dinyatakan istithaah. Namun, terdapat lima orang yang dinyatakan tidak istithaah karena kondisi kesehatan tertentu.

“Mayoritas dinyatakan istithaah. Data kami hanya ada lima orang yang tidak istithaah, terdiri dari satu orang demensia, dua orang sakit jantung, dan dua lainnya memiliki skor aktivitas harian yang rendah,” kata Desi Lusiana Wardani, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, secara umum kondisi kesehatan calon jemaah haji asal Tulungagung dalam keadaan baik dan siap mengikuti rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Meski demikian, terdapat sejumlah calon jemaah yang membutuhkan perhatian khusus karena masuk kategori risiko tinggi.

Dinkes Tulungagung mencatat sebanyak 365 calon jemaah haji masuk kategori risiko tinggi, termasuk jemaah lanjut usia (lansia). Mereka umumnya memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, jantung, dan diabetes melitus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *