Jelang Idul Adha, DPKH Tulungagung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK

Proses pemantauan hewan ternak di Pasar Hewan untuk memastikan tidak ada yang terkena PMK maupub LSD.
Proses pemantauan hewan ternak di Pasar Hewan untuk memastikan tidak ada hewan ternak yang terkena PMK maupub LSD.(foto: mochammad sholeh sirri)

Menjelang Idul Adha, DPKH Tulungagung juga terus menggencarkan vaksinasi PMK untuk memastikan hewan ternak tetap sehat dan bebas dari PMK maupun LSD.

“Saat ini PMK sudah terkendali. Kalau ada temuan biasanya hanya satu atau dua ternak saja. Kemarin kami juga mendapat 23 ribu dosis vaksin PMK dan saat ini masih terus disuntikkan agar ternak di Tulungagung sehat dan layak dikurbankan,” ungkapnya.

Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, sejumlah takmir masjid biasanya mewajibkan hewan yang akan disembelih dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Read More

SKKH tersebut dapat diterbitkan oleh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) setempat sehingga masyarakat yang akan berkurban dapat mengurusnya terlebih dahulu.

Menurut Tutus, keberadaan SKKH kini menjadi bagian dari standar operasional prosedur (SOP) penyembelihan hewan kurban sejak merebaknya kasus PMK beberapa tahun lalu.

Baca juga:Capaian UHC Tulungagung Baru 85 Persen, Pemkab Siapkan Tambahan Rp26 Miliar

“Sejak adanya PMK, SKKH untuk hewan kurban sudah menjadi SOP. Jadi setiap takmir masjid biasanya meminta persyaratan SKKH bagi masyarakat yang ingin berkurban,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *