“Setelah melahirkan, bayinya kemudian dibuang di wilayah Jogoroto,” jelasnya.
Baca juga:Sebanyak 55 Biksu Asia Tenggara Tiba di Jombang, Bawa Pesan Damai Lintas Agama
Tak lama setelah kasus ini viral, sekitar pukul 10.30 WIB, sang ibu bersama orang tuanya mendatangi lokasi penemuan bayi. Warga kemudian mengarahkan mereka ke Polsek Jogoroto dan Puskesmas Mayangan.
Saat ini, ibu bayi masih menjalani perawatan di puskesmas akibat mengalami pendarahan. Sementara itu, bayi dalam kondisi sehat dan juga dirawat di fasilitas kesehatan yang sama.
Dari keterangan sementara, kehamilan sang ibu diduga tidak diketahui oleh keluarga maupun lingkungan sekitar. Hal itu karena aktivitas sehari-harinya lebih banyak dihabiskan untuk sekolah dan mengaji.
“Menurut pengakuannya, selama hamil tidak diketahui. Informasinya, anak tersebut beraktivitas dari pagi hingga sore, kemudian mengaji,” ungkapnya.
Meski identitas pelaku telah diketahui, polisi masih mendalami motif pembuangan bayi tersebut. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan setelah proses penyelidikan dan koordinasi dengan pihak terkait.
“Kasus ini tentu memiliki unsur pidana, namun langkah selanjutnya masih menunggu perkembangan dan arahan pimpinan,” pungkasnya.



















