“Kami ingin membangkitkan kembali budaya ronda yang dulu sangat kuat. Jangan sampai masyarakat bergerak setelah terjadi gangguan keamanan. Pencegahan jauh lebih penting,” ujarnya.
Andik juga mengapresiasi lima RW yang tetap aktif dan berani mengikuti lomba di tengah minimnya partisipasi wilayah lain. Menurutnya, hal itu menjadi contoh positif bahwa keamanan lingkungan dapat terwujud melalui keterlibatan langsung warga.
Baca juga:Warga Soroti Perizinan Kegiatan dalam Forum Jum’at Curhat Polsek Pesantren Kediri
Sementara itu, Lurah Dandangan Elia Setya Chandra menyebut kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang penilaian, tetapi juga sarana evaluasi kondisi keamanan di masing-masing wilayah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong RW lain untuk kembali mengaktifkan ronda malam dan Pos Kamling. Lingkungan yang aman akan tercipta jika masyarakat bergerak bersama,” ujarnya.
Kegiatan penilaian berlangsung hingga malam hari dalam suasana akrab antara aparat dan warga. Selain sebagai ajang lomba, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap masukan masyarakat terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.



















