Sementara itu, prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan lancar. Meski tanpa dihadiri Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, seluruh pengurus yang baru dilantik sepakat membawa organisasi olahraga tersebut ke arah yang lebih baik.
Baca juga:Dinas Pendidikan Kota Blitar Pastikan Relokasi 3 TK Negeri Selesai Agustus
Di sisi lain, Elim Tyu Samba memilih bersikap hati-hati menanggapi pernyataan pengunduran diri Samanhudi. Menurutnya, secara administratif dan yuridis, Samanhudi masih tercatat sebagai Ketua KONI Kota Blitar periode 2026-2030 hingga proses organisasi selesai.
“Untuk keputusan itu (mundur, red) saya belum bisa menjawab. Tetapi yang jelas, saat ini beliau (Samanhudi, red) masih menjabat sebagai Ketua KONI Kota Blitar. Kami patuh pada aturan yang berlaku,” kata Elim.
Ia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan keputusan pribadi Samanhudi. Karena itu, seluruh proses harus tetap mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku di KONI.
Sebagai Wakil Ketua KONI Kota Blitar, Elim menyatakan siap menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk membantu menggerakkan organisasi demi peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Saya berbicara sebagai Wakil Ketua KONI. Jabatan ini adalah amanah. Amanah berarti tanggung jawab untuk menjadikan olahraga di Kota Blitar semakin baik dan berprestasi,” ujarnya.
Elim menambahkan, posisinya sebagai Wakil Wali Kota Blitar juga dapat menjadi jembatan sinergi antara KONI dan Pemerintah Kota Blitar dalam mendukung pembinaan atlet serta pengembangan olahraga.
“Dengan kepengurusan yang baru, mudah-mudahan semangat memajukan olahraga semakin menggelora. Kota Blitar membutuhkan gebrakan. Kami yakin potensi atlet Kota Blitar tidak kalah dengan daerah lain. Sekarang saatnya membuktikannya,” pungkasnya.



















