“Keuntungan tidak langsung diberikan dan ditunda. Kita dapat hanya awal saja lancar pembayaran namun berikutnya macet,” katanya.
“Malah infonya ada yang dari luar negeri namun juga sama tidak ada kejelasan dari yang bersangkutan. Kita mulai awal kenal Januari lalu dan sudah berlangsung lima bulan. Setiap kali dihubungi tidak bisa akhirnya kami kesini,” katanya lagi.
Sedangkan Ny. Tri (30) asal Kediri mengaku dibohongi Yesi untuk investasi. Ia sudah setor uang, emas batangan dan perhiasan namun nyatanya hingga kini tidak kembali.
Baca Juga :Pencuri Kotak Amal 26 Masjid dan Musala di Ponorogo Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron
“Saya ingin uang saya kembali. Total kerugian saya Rp100 juta dan saya ingin dapat kejelasan dari yang bersangkutan tapi tidak ada jawaban,malah ketika didatangi ke rumah atau ditelpon tidak jawab,” ujarnya.
“Akhirnya saya dan teman teman yang tertipu oleh Yesi datangi rumahnya untuk dapat penjelasan,” ujarnya lagi.



















