Namun hingga pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB, korban tetap tidak bisa dibangunkan. Teman korban yang panik kemudian memanggil penghuni kos lainnya. Saat diperiksa bersama, korban diketahui sudah tidak bernapas.
Baca juga: Seleksi Sekda Tulungagung Mengerucut, Tri Hariadi Masuk Tiga Besar
“Korban sudah dibangunkan berkali-kali mulai pukul 06.00 WIB, kemudian pukul 08.00 WIB dan pukul 10.00 WIB, tetapi tidak bangun. Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas,” ungkapnya.
Mendapati laporan tersebut, penghuni kos segera menghubungi warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Kedungwaru. Petugas yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas RSUD dr Iskak.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan dan mendapat keterangan dari keluarga korban bahwa S memiliki riwayat penyakit jantung. Dari informasi teman korban, petugas juga menduga korban kelelahan setelah mengerjakan skripsi hingga dini hari.
“Korban sudah dievakuasi ke RSUD dr Iskak bersama keluarganya, kemudian akan dibawa ke rumah duka di Trenggalek,” pungkasnya.



















