Materi yang disampaikan meliputi pencegahan HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, serta pentingnya pengendalian diri dalam pergaulan sehari-hari.
Baca juga:Antisipasi Penyalahgunaan, Polres Tulunagagung Periksa Senpi Anggota
“Melalui MPLS, kami bekerja sama dengan sekolah untuk memberikan pemahaman kepada siswa baru terkait HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan kontrol diri,” katanya.
Ifada menjelaskan, kegiatan edukasi tersebut dimulai pada Senin (13/7/2026) di SMAN 1 Campurdarat dengan sasaran sekitar 300 siswa baru. Selanjutnya, pada Selasa (14/7/2026), edukasi dilaksanakan di SMKN 1 Boyolangu yang diikuti sekitar 840 siswa baru.
Dengan demikian, selama dua hari pelaksanaan MPLS, sebanyak 1.140 siswa baru tingkat SMA dan SMK telah mendapatkan materi edukasi terkait HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi.
KPA Tulungagung berharap kegiatan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya HIV/AIDS sekaligus mendorong mereka untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab.
“Harapan kami, upaya edukasi ini dapat membantu menekan angka HIV/AIDS di Tulungagung, khususnya di kalangan remaja,” pungkas Ifada.



















