Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kras mulai Selasa (28/7/2026) hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah tersebut diambil menyusul dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa SMP Negeri 1 Kras dan beberapa sekolah lain setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.
Baca juga:Juli – Agustus, Disdagrin Kabupaten Kediri Gelar GPM di 18 Lokasi
Saat ini, Satgas MBG Kabupaten Kediri masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab para penerima manfaat mengalami mual, muntah, dan pusing.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Dr. Muhamad Solikin, M.Ap., mengatakan Satgas MBG yang terdiri atas lintas organisasi perangkat daerah (OPD), Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, serta berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), melakukan pemeriksaan langsung terhadap operasional SPPG, termasuk prosedur pengolahan makanan.
“Satgas MBG Kabupaten Kediri saat ini mendalami kasus ini hingga diketahui penyebab penerima manfaat mengalami dugaan keracunan. Karena itu, operasional SPPG kami suspend atau hentikan sementara. Kami juga berkoordinasi dengan BGN untuk mengevaluasi seluruh proses operasional SPPG,” katanya.
Solikin menambahkan, hingga saat ini masih ada dua siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami mual, muntah, dan pusing. Sementara siswa lain yang sudah menjalani pemulihan di rumah maupun telah kembali bersekolah tetap berada dalam pemantauan tenaga medis.



















