Selain itu ada pula rutinan pada Jumat Kliwon, peringatan hari lahir Pancasila pada 1 Juni, suroan dan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI pada Agustus.
“Ruwatan Agustus Nusantara ini sudah menjadi tradisi. Saya sebagai wakil rakyat atau ketua DPRD Trenggalek mengapreasiasi agenda ini. Karena juga memiliki makna dan sarat makna,” kata Doding Rahmadi, Kamis (27/8/2026).
Dia mengatakan Ruwatan Agustus Nusantara itu setidaknya juga menjadi momen. Bahwasanya Agustus benar-benar bermakna bagi warga.
Maka dari itu, dirinya mengajak untuk merawat kebersamaan, lestarikan budaya, dan kuatkan jati diri bangsa melalui Ruwatan Agustus Nusantara.
“Ruwatan Agustus Nusantara ini setidaknya juga menjadi momentum untuk menyatukan doa dan harapan agar Nusantara senantiasa diberkahi, dijauhkan dari segala marabahaya, serta semakin kuat dalam persatuan,” kata Doding.
Dia menambahkan lagi, Ruwatan Agustus Nusantara itu juga patut diapresiasi. Karena menjadi momen untuk mewujudkan Nusantara sebagai mercusuar dunia.
“Tentunya dengan berlandaskan budaya, berakar pada tradisi, dan melangkah maju menuju Indonesia yang berdaulat, maju, serta bermartabat,” pungkas pria yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek ini.



















