“Dari hasil asesmen lapangan, debit air sumur warga dan sumber mata air desa menyusut signifikan sehingga ketersediaan air bersih sangat terbatas. Kami bergerak cepat atas permohonan pemerintah desa setempat agar kebutuhan domestik warga tercukupi,” terang Triatmono, Kamis (17/9/2026).
Triatmono menerangkan, jadwal distribusi bantuan air bersih di Dusun Tumpak Nongko diatur sebanyak empat kali dalam sepekan. Dalam sehari, armada tangki dapat melakukan pengiriman hingga empat kali penyuplaian (rit).
Setiap truk tangki mengangkut kapasitas 5.000 liter air bersih yang langsung dibagikan ke penampungan warga untuk mencukupi kebutuhan konsumsi dan memasak.
Baca juga:Gelar Razia Dua Hari di Kediri, Tim Gabungan Sita 32.260 Batang Rokok Ilegal senilai Puluhan Juta
“Kami mengimbau warga dapat memanfaatkan bantuan air bersih ini secara bijak untuk kebutuhan prioritas keluarga. Selain di Mojo, PMI juga terus bersinergi dengan BPBD Kabupaten Kediri dalam memantau wilayah rawan kekeringan lainnya di seluruh penjuru Kabupaten Kediri,” pungkasnya.



















