Akses Travel Diblokir Kemenhaj, Puluhan Calon Jemaah Umrah asal Jombang Gagal Berangkat dan Minta Pengembalian Dana

Abi Yasin (61), warga Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, bersama calon jemaah umrah asal Jombang saat mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Senin (21/9/2026) kemarin.
Abi Yasin (61), warga Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, bersama calon jemaah umrah asal Jombang saat mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Senin (21/9/2026) kemarin.(foto: taufiqur rachman).

Abi menambahkan, untuk wilayah Jombang sendiri terdapat sekitar 40 calon jemaah yang terdampak dari total ratusan jemaah yang dijadwalkan berangkat pada pertengahan Oktober tersebut. Mereka berharap Kemenhaj dapat memfasilitasi proses pengembalian dana secara penuh agar jemaah bisa mendaftar kembali melalui biro perjalanan lain.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, membenarkan adanya puluhan jemaah asal Jombang yang terdampak pemblokiran sistem travel tersebut. Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Jawa Timur untuk membahas mekanisme pengembalian dana.

“Karena akun SISKOPATUH travel tersebut telah diblokir, opsi bagi jemaah yang belum berangkat memang mengajukan permohonan refund. Namun teknis dan besaran pengembalian masih kami koordinasikan dengan Kanwil karena kasus ini mencakup jemaah dari berbagai daerah,” terang Ilham.

Read More

Baca juga:Isyarat Selimut Almarhum Ibu dan Kisah Pilu Keluarga Korban KM Virgo Transport 8 Asal Jombang

Ilham menegaskan bahwa PT Annisa Ahmada Travelindo sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tetap wajib memenuhi hak-hak jemaah. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan berhati-hati dalam memilih travel umrah yang terdaftar resmi serta memiliki rekam jejak pelayanan yang jelas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *