Dampak Proyek Irpom di Latsari Mojowarno Jombang: Sumur Mengering, Warga Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Saluran Irigasi

Warga tampak mengambil air ke galon serta cuci pakaian di saluran irigasi perpompaan atau Irpom yang dekat persawahan di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Selasa (6/10/2026).
Warga tampak mengambil air ke galon serta cuci pakaian di saluran irigasi perpompaan atau Irpom yang dekat persawahan di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Selasa (6/10/2026).(foto: istimewa)

Keluhan senada disampaikan Sutani (66), warga RT 6 RW 2 Dusun Guwo. Ia menyebutkan kendati sumur gali di rumahnya memiliki kedalaman lebih dari 15 meter, debit air tetap habis tersedot aktivitas sumur bor Irpom. Pembatasan jam operasional pompa yang sempat disepakati sebelumnya terbukti tidak memberikan dampak pemulihan air tanah.

“Suami saya sampai harus bolak-balik tujuh kali mengangkut galon hanya untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan usaha dagang. Pasokan air ini sangat vital,” papar Sutani.

Baca juga:Bau Busuk Limbah Ayam Buat Siswa SMPN 4 Jombang Mual dan Muntah, Pembelajaran Terpaksa Daring

Read More

Mewakili warga pemukiman di tiga RT terdampak, Sutani mendesak Pemerintah Kabupaten Jombang serta dinas terkait segera turun tangan merelokasi atau mengevaluasi penempatan titik sumur bor Irpom. Warga berharap lokasi pompa pemukul air pertanian ditempatkan jauh di area tengah persawahan agar tidak berdampak pada ketersediaan air bersih pemukiman.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *