Lamongan, SEJAHTERA.CO – Dunia pendidikan di Kabupaten Lamongan mendadak gempar. Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, berinisial Mu, diduga menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh salah seorang wali murid yang diduga kuat merupakan oknum anggota TNI.
Insiden pemukulan tersebut terjadi di dalam lingkungan sekolah MI pada Sabtu (17/10/2026) pagi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar, bengkak, hingga pendarahan pada bagian wajah.
Tak terima atas tindakan main hakim sendiri tersebut, korban didampingi sejumlah perangkat desa setempat mendatangi Markas Subdenpom V/2-3 Lamongan pada Sabtu (17/10/2026) malam untuk melaporkan dugaan tindak penganiayaan tersebut secara resmi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula ketika terduga pelaku mendatangi lingkungan sekolah dalam kondisi emosi tinggi. Terduga pelaku mendatangi kepala sekolah setelah mendengar pengakuan dari anaknya yang mengaku baru saja dipukul oleh Mu.



















