Ratusan Pelanggan Tunggak Pembayaran Listri Tiap Bulan, Ini Kata Menager ULP PLN Tulungagung

Ratusan Pelanggan Tunggak Pembayaran Listri Tiap Bulan, Ini Kata Menager ULP PLN Tulungagung

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Setiap bulan ratusan pelanggan pascabayar Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) PLN Tulungagung menunggak pembayaran. Diketahui, pelanggan pascabayar di Tulungagung sendiri masih banyak dibanding prabayar yakni sebanyak 63 persen dari total keseluruhan pelanggan.

Manager ULP PLN Tulungaung, Resma Dwida Pantri mengatakan, saat ini ULP PLN Tulungagung memiliki sebanyak 190 ribu pelanggan. Dari total tersebut, sebanyak 65 persennya pelanggan pascabayar sedangkan sisa 35 persen yakni pelanggan prabayar.

Pihaknya mengakui, sampai saat ini pelanggan pascabayar melakukan penunggakan pembayaran setiap bulannya. Seiring mudahnya pembayaran, jumlah pelanggan yang melakukan penunggakan tersebut justru semakin minim.

Read More

“Sebenarnya jumlah pelanggan yang menunggak semakin minim, tetapi masih tetap ada yang menunggak. Perbulan biasanya ada 100 pelanggan atau bahkan di bawah itu,” kata Resma Dwida Pantri, Selasa (26/12/2023).

Secara teknis, jelas Resma, batas akhir pembayaran listrik bagi pelanggan pascabayar yakni pada tanggal 20 di setiap bulannya.

Apabila terjadi tunggakan, secara aturan maka petugas PLN berhak melakukan pemutusan atau segel arus listrik bagi pelanggan yang menunggak tersebut.

Namun, apabila masuk bulan kedua pelanggan tersebut tetap tidak melakukan pembayaran listrik pada bulan sebelumnya, maka petugas akan mencopot meteran.

Kemudian jika masuk bulan ketiga pelanggan tetap tidak membayar, terpaksa petugas akan melakukan pemutusan jaringan listrik.

“Tetapi untuk pelanggan di Tulungagung, rata-rata tunggakan pertama langsung dibayar, jadi tidak sampai dicopot meterannya atau justru jaringannya diputus,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *