Malang, SEJAHTERA.CO – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Malang melakukan sidak ke sejumlah pasar guna memastikan ketersediaan pasokan beras.
Selain itu sidak yang dilakukan satgas pangan Polres Malang juga untuk mencegah praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat. Langkah ini diambil dalam konteks fluktuasi harga beras belakangan ini.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Rizki Saputro, mengatakan, pemantauan yang dilakukan di Pasar Kepanjen, harga beras tercatat berada di kisaran Rp 12.000 per kilogram, naik Rp 1.000 dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.
Namun, AKP Rizki menekankan kepada masyarakat untuk tidak terlalu khawatir. Menurutnya, pasokan beras di Kabupaten Malang masih dinilai cukup berlimpah.
“Dari temuan kami di Pasar Kepanjen dan beberapa pasar lainnya, kenaikan harga seribu rupiah. Jadi yang sebelumnya Rp 11.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp 12.000,” kata AKP Rizki,Rabu (11/10).
Kasatreskrim menambahkan, selain melakukan sidak di pasar, kepolisian juga melakukan pengecekan di Gudang Bulog Kabupaten Malang.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok beras saat ini mencapai 46 ribu ton, dianggap sangat aman untuk memenuhi pasokan selama enam bulan ke depan.



















